Sabtu, 22 September 2012

Pembagian Al-Aqsha Percepat Kehancuran Israel


Umm Fahm-PIP: Syeikh Raed Sholah, Ketua Gerakan Islam di Palestina menegaskan, pembagian Al-Aqsha oleh Israel mempercepat kehancuran mereka dengan ijin Allah, ketika mereka membangun sinagog dan menggusur Al-Aqsha, hal ini sama dengan segera menghancurkan Israel dengan ijin Allah, kaidah Rabbani menyebutkan bahwa Al-Quds tidak akan dipelihara oleh orang dzalim.
Dalam festifal Al-Aqsha Dalam Bahaya ke 17, syeikh Sholah menyatakan, saya senang bisa menyampaikan pesan kepada Anda bahwa kita siap menyambut seruan Rasulullah, kita siap membela Rasulullah, dengan jiwa dan darah wahai Rasulullah.

Wasiat Rasul Untuk Wanita Shalihah

10 wasiat Rasulullah kepada putrinya Fathimah binti Rasulillah. merupakan mutiara yang termahal nilainya, bila kemudian dimiliki oleh setiap istri sholehah. Wasiat tsb adl:

1. Ya Fathimah, kepada wanita yang membuat tepung untuk suami dan anak-anaknya, Allah pasti akan menetapkan kebaikan baginya dari setiap biji gandum, melebur kejelekan dan meningkatkan derajat wanita itu.

2. Ya Fathimah, kepada wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung untuk suami dan anak-anaknya, niscaya Allah menjadikana dirinya dengan neraka tujuh tabir pemisah

3. Ya Fathimah, tiadalah seorang yang meminyaki rambut anak-anaknya lalu menyisirnya dan mencuci pakaiannya, melainkan Allah akan menetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu org yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang

Jumat, 21 September 2012

Siapa Di Belakang Media Massa?


Media massa sebenarnya punya misi mulia yaitu mencerdaskan bangsa. Peran media massa adalah menyebarluaskan informasi untuk kepentingan masyarakat. Saat ini informasi sudah menjadi kebutuhan bagi semua orang. Bagi sebagian besar manusia, informasi sudah seperti air dalam kehidupan. Kita tidak bisa hidup tanpa itu.

Bahkan media massa menjadi elemen penting di negara modern. Media massa adalah pilar ke empat dalam demokrasi. Rakyat bisa mengontrol jalannya pemerintahan melalui media massa. Peran yang dimainkan media massa adalah menjadi  sosial control dan pressure groups sebagai penyeimbang kekuasaan negara.

Kamis, 20 September 2012

Giliran Kebenaran Menggema !


dakwatuna.com – Tak perlu meragukan keefektifitasan media massa sebagai “alat” untuk membentuk pola pikir umat. Karena keruhnya suasana sosial yang kita saksikan sekarang sudah merupakan bukti bahwa media informasi -tentu dengan segala “informasi” yang disampaikannya- dengan mudahnya dapat menggodok karakter masyarakat dan mengontrol tindakan umat. Wacana-wacana yang disampaikan oleh berbagai media dengan mudah mengakarkan stigma, karena corak wacana yang sama dan “sewarna”. Dengan kenyataan seperti ini, umat sengaja dipaksa untuk mencerna berita tanpa sempat menyimpulkan secara objektif dan mempertimbangkannya dari sudut pandang berbeda.

Cara Hemat Batery Laptop / Notebook

Jika anda sering pergi ke cafe, mall, bandara atau ke tempat lain serta selalu membawa notebook/netbook, anda mungkin sering mengalami masalah karena daya battery notebook anda tidak bertahan lama saat dinyalakan. Untuk mengatasinya, coba gunakan tips berikut ini untuk menghemat baterai dari notebook atau netbook yang anda miliki.

Tips ini tidak akan bermanfaat jika baterai dari notebook anda memang sudah tua atau kondisinya telah drop yang hanya bertahan selama beberapa menit saat dinyalakan. Tidak ada cara lain selain mengganti baterai notebook lama dengan yang baru. Untuk yang lain, yang kondisi baterai notebooknya masih normal, bisa mencoba tips menarik ini.

Untuk membantu memaksimalkan kinerja dari baterai notebook anda, penting untuk terlebih dahulu memahami bagaimana sebenarnya cara kerja baterai dan kemana saja listrik dialirkan. Dengan memahami hal tersebut anda akan dapat menentukan langkah apa saja yang harus dikerjakan guna menghemat baterai dari laptop yang anda miliki.

Selasa, 18 September 2012

Rekaman KPI Ungkap Nara Sumber Sebut Rohis di Metro TV

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA- Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah memanggil pihak Metro TV terkait acara dialog 'Awas Generasi Baru Teroris' pada Sabtu (15/9) lalu. Metro TV memenuhi panggilan tersebut dan menemui KPI pada Senin (17/9) sekitar pukul 12.00 WIB.

Koordinator Bidang Isi Siaran KPI, Nina Mutmainnah memaparkan dalam pertemuan tersebut, pihak Metro TV memberikan klarifikasi terkait isi acara dialog tersebut. Pihak Metro TV juga memberikan rekaman tayangan serta transkripnya dalam acara tersebut.

Dalam klarifikasinya, ia menambahkan,pihak Metro TV mengaku dalam acara tersebut tidak menyebutkan organisasi Rohis. Akan tetapi, hal ini berbeda dengan rekaman yang dimiliki KPI yang menunjukkan adanya penyebutan Rohis yang diucapkan salah seorang narasumber.

"Kalau kata Rohis, ada (dalam rekaman milik KPI) yang diucapkan narasumber," kata Nina Mutmainnah yang dihubungi Republika pada Senin (17/9).