Selasa, 08 Oktober 2013

Ranjang Fir'aun dan Ranjang Rasul

 
Kadang-kadang kita menjadikan lingkungan sebagai alasan yang menghalangi kita untuk mendapat hidayah dan berbuat kebaikan serta menjadi orang baik.
Sementara istana, bahkan ranjangnya Fir'aun menghasilkan seorang perempuan yang menjadi salah seorang dari empat wanita utama yang mencapai kesempurnaan. Bahkan dialah perempuan pertama yang sampai kepada derajat sempurna.

Rasulullah bersabda: "Banyak di antara laki-laki yang sampai kepada kesempurnaan, dan tidak ada yang sampai kepada kesempurnaan dari perempuan kecuali Asiah istri Fir'aun, Maryam binti Imran, Khadijah binti Khuwailid...."

Minggu, 06 Oktober 2013

Keajaiban Ka'bah dan Hukum Fisika

Berikut ini penemuan terbaru yang sangat mengejutkan :
Prof Lawrence E Yoseph : SUNGGUH KITA BERHUTANG BESAR KEPADA ORANG ISLAM

Encyclopedia Americana menulis : "...Sekiranya orang2 Islam berhenti melaksanakan thawaf ataupun shalat di muka bumi ini, niscaya akan terhentilah perputaran bumi kita ini, karena rotasi dari super konduktor yg berpusat di Hajar Aswad, tdk lg memencarkan gelombang elektromagnetik.

Menurut hasil penelitian dari 15 Universitas : menunjukkan Hajar Aswad adalah batu meteor yang mempunyai kadar logam yang sangat tinggi, yaitu 23.000 kali dari baja yg ada. Beberapa astronot yg mengangkasa melihat suatu sinar yg teramat terang mememancar dari bumi, dan setetlah diteliti ternyata bersumber dari Bait Allah atau Ka'bah.

Rabu, 02 Oktober 2013

Manfaat Senyum

(Senyum Aa Gym & Aher)
Dari Abu Dzar ra, dia berkata, Rasulullah Saw bersabda, “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban).

Secara garis besar, sebuah senyuman yang tulus sesungguhnya sangat bermanfaat bagi pihak yang melemparkan senyuman (yang tersenyum) maupun bagi pihak yang dilempari senyuman. Adapun manfaat-manfaat senyum di antaranya adalah:

1). Senyum dapat memperbaiki hubungan seseorang, baik dengan orang lain maupun dengan Tuhannya. Orang yang tersenyum ketika berbicara atau berhubungan dengan orang lain secara otomatis menandakan bahwa hubungannya dengan lawan bicaranya terjalin dengan baik. Orang yang menjaga hubungan baiknya dengan orang lain berarti menyambung tali silaturohim dan Allah menjaga hubungan dengan hamba-Nya yang menyambung tali silaturohim.

Jima Malam Jumat Atau …?

embun pagi 
Malam Jumat, tidak dimana, selalu identik dengan jima, bagi mereka yang sudah menikah. Jima bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan biologis semata. Dalam Islam, jima di malam jum’at menurut hukumnya sunah. Karena pada malam Jumat adalah Sunah Rasul Saw. Bahkan,  Ada yang menghubungkan dengan keutamaan seperti membunuh kaum Yahudi.

Menurut penelitian, tingkat energi kortisol alami yang merangsang hormon seks berada di titik puncak yaitu pada hari Kamis. Karena hormon seks testosteron pada pria dan estrogen pada wanita lima kali lebih tinggi daripada hari biasanya.

Bagaimana Menjadi Mar’atush Shalihah?

Bismillaahirrahmaanirrahiim, Sahabat dakwatuna, apa sih mar’atush shalihah itu? Mar’atush shalihah adalah wanita shalihah. Kita sebagai perempuan, betapa indahnya jika tidak hanya menjadi sekadar wanita, bukan? Tetapi mampu memiliki julukan yang indah yaitu perempuan shalihah. Allah SWT sudah menciptakan wanita dengan begitu istimewanya, dengan berbagai anugerah yang hanya Allah berikan kepada kaum wanita. 

Contoh kecilnya saja, wanita diberikan rahim. Dengan rahim tersebut kita sungguh telah istimewa, namun kita bisa lebih istimewa ketika kita menjadi wanita yang shalihah. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wa sallam dalam satu hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari sahabat ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash –radhiallahu’anhuma- bahwa beliau Shallallahu’alaihi Wa Sallam bersabda :

Dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan itu adalah seorang wanita shalihah.

Selasa, 03 September 2013

Jika Ummu Sulaim & Fathimah Menghibur Suami

Ketika putra Abu Thalhah ra. wafat, maka berkata Ummu Sulaim rah.a kepada keluarganya: “Jangan kalian memberitahu Abu Thalhah tentang anaknya, hingga aku sendiri yang menceritakannya.”

Datanglah Abu Thalhah pada saat berbuka puasa.
Lalu ia berbuka. Kemudian Ummu Sulaim berdandan dengan sangat cantik, yang tidak pernah ia lakukan sebelumnya. Tertariklah Abu Thalhah dan terjadilah hubungan suami istri pada malam itu. Ketika istrinya merasa bahwa Abu Thalhah telah puas, ia berkata, “Wahai Abu Thalhah, apa pendapatmu jika ada suatu kaum meminjamkan barang kepada kaum yang lain, ketika kaum tersebut ingin meminta barangnya kembali, adakah yang dipinjami berhak menghalangi?” Jawab Abu Thalhah ra., ‘Tidak.” Ummu Sulaim ra. berkata, “Maka mohonlah pahala dari Allah untuk anakmu.”